Taman Budaya Lampung Kirim Tim Ikuti Pameran Seni Se-Sumatera Di Padang



Bandar Lampung – UPTD Taman Budaya Lampung (TBL) melakukan gladi bersih pementasan tari di Gedung Teater Tertutup TBL, Rabu (31/10).

Pemantapan itu dalam rangka Pagelaran Pameran Seni se-Sumatera (PPSS) XXI di Padang, Sumatera Barat pada 1-4 November 2018.

Kepala TBL Suslina Sari mengatakan, program tersebut merupakan kegiatan rutin tiap tahun Taman Budaya se-Sumatera.

”Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung lewat UPTD TBL direncanakan menampilkan tari, sastra, dan karya lukis,” paparnya dalam siaran pers, Kamis (1/11).

Suslina menambahkan beberapa data karya lukis yang dikirim ke Padang untuk dikurasi oleh kurator pameran dengan tema ”Peradaban Kampung” ada empat.

Masing-masing Bunga Ilalang (Kota Metro), Nurbaito (Tanggamus), Muhsin (Kota Metro), dan Helmy Azeharie (Bandar Lampung).

Sementara itu, sanggar tari binaan TBL menampilkan tari dengan judul ”Ngedikken Matow/Nattinggam” (melihat secara langsung, Lampung, Red).

Tari tersebut terinspirasi dari nilai-nilai keteladanan yang terkandung di dalam ”Tambo” (kitab kuno).

Tarian ini mencoba menggambarkan Ngedikken Matow/Natinggam sebagai salah satu solusi konflik sosial yang berkaitan dengan kekuasaan dan perbedaan. Hal tersebut dikarenakan manusia tidak melihat. Namun, hanya menelaah sebuah persoalan baik mendengar maupun menerima secara lisan.

Pesan yang disampaikan kolaborasi sanggar sekolah SMAN 1 Wayjepara dan SMAN 1 Sribawono, Lampung Timur, itu dapat dijadikan keteladanan.

”Bahwa kekuasaan dan perbedaan perlu disikapi dengan bijak serta melihat nilai-nilai kebaikan  yang terkandung di dalamnya agar menjadi suatu kehidupan yang baik dan harmoni sesuai dengan Tambo masyarakat Lampung,” pungkas Suslina. (*)


Share on WhatsApp

About Bahana Nusantara

0 komentar:

Posting Komentar