3 Tahun Tak Tersentuh, Kondisi Jalan Seputih Agung Memprihatinkan




Gunung Sugih, BNNews – Jalan utama Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah sungguh memprihatinkan, bahkan mendapat julukan Jalan Seribu Kolam. Hampir tiga tahun jalan yang kondisinya sudah rusak parah sama sekali belum tersentuh perbaikan.

Warga mengeluh karena saat memasuki musim penghujan, jalan tak ubahnya seperti kolam ataupun sawah. Warga telah berusaha melalui swadaya seadanya menimbun jalan yang berlubang menggunakan tanah, namun jika hujan turun tanah tersebut malah menyebabkan jalan semakin licin sehingga para pengendara harus ekstra berhati-hati.

Masyarakat Seputih Agung yang mayoritas berprofesi sebagai petani terutama petani singkong dan padi tentu merasa dirugikan akibat kondisi jalan tersebut. biaya akomodasi mengangkut hasil panen untuk dijual menjadi lebih mahal karena para pemilik mobil sejenis truk yang disewa untuk menjual hasil panen mengenakan tarif angkutan yang mahal akibat resiko perjalanan yang tinggi. Banyak kendaraan pengangkut mengalami patah as roda ataupun tergelincir masuk lubang maupun paritan akibat berusaha menghindari lubang jaln yang terlalu dalam



Selain warga masyarakat, kondisi jalan yang buruk juga membuat anak sekolah harus waspada saat melintas karena jika pagi hari jalan biasanya dalam kondisi basah dan licin sedangkan jika siang dan sore hari kering namun sangat berdebu.

Kecamatan seputih agung merupakan wilayah yang subur dan berpotensi dapat lebih maju lagi, namun akibat terkendala infrastruktur menyebabkan sulit berkembang.

Masyarakat berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi tersebut, bukan hanya wacana dan rencana melainkan realisasi.

“jangan hanya rencana mau diperbaiki, tapi sampai sekarang gak ada realisasi ataupun bukti. Mau sampai kapan dibiarkan. Mau kemana-mana susah, harusnya 15 menit sampai tujuan akibat jalan bisa makan waktu 1 jam,” ungkap desi salah satu warga Seputih Agung.(lina)

Share on WhatsApp

About Bahana Nusantara

0 komentar:

Posting Komentar