UMK Lampung Tengah 2018 Ditetapkan



Gunung Sugih, bahananusantara.co.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Lampung Tengah (Lamteng) telah menerima Keputusan Gubernur Lampung tentang penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK)

Besaran UMK di Lamteng tahun 2018 yang telah disetujui yakni Rp2.083.640,38. Ada kenaikan Rp166,945 ribu dari UMK tahun 2017 Rp1.916.695,15.

Kadisnakertrans Lamteng, Joni Syarif diwakili Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Lisman Sohir, SE., MM., mengatakan, surat keputusan gubernur yang telah diterimanya, selanjutnya akan disosialisasikan kepada seluruh perusahaan yang ada di Lamteng.

”Sosialisasi yang kami maksud, intinya seluruh perusahaan di wilayah Lamteng harus membayar upah sesuai UMK tahun 2018 per 1 Januari 2018,” ujarnya.

Sementara, bagi perusahaan yang telah membayar karyawan dengan nilai lebih dari UMK, juga tidak boleh dikurangi. ”Sesuai dengan keputusan gubernur, jika perusahaan yang telah memberikan upah lebih besar dari ketentuan UMK maka tidak diperbolehkan mengurangi atau menurunkan upah yang dimaksud,” jelasnya.

Lisman menambahkan, penetapan UMK di Lamteng, sebelumnya telah disepakati dalam sidang Dewan Pengupahan Lamteng. Terdiri dari unsur pemkab, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), serikat pekerja dan buruh, badan statsitsik, perdagangan dan perguruan tinggi.(*)


Share on WhatsApp

About Bahana Nusantara

4 komentar:

  1. Bagaimana cara kita untuk mengadukan soal gaji perusahaan yang tidak UMK

    BalasHapus
  2. Bagaimana cara kita untuk mengadukan soal gaji perusahaan yang tidak UMK

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurutku sih mending tanya ke disnaker setempat biar lebih jelas gmn peraturannya sekarang terus kelanjutannya gmn

      Hapus
    2. Menurutku sih mending tanya ke disnaker setempat biar lebih jelas gmn peraturannya sekarang terus kelanjutannya gmn

      Hapus